Friday, 11 October 2013


TANPA DIRIMU
Biasanya aku lelap tidur...
Terbangun untuk fikirkan diri mu
Mengenangmu yang kini telah jauh
Biasanya aku tenang tidur
Terbuaiku mengingat dirimu
Mencintamu namun kau terlalu jauh
Kucuba lupakan dirimu
Mengingatmu hancurkan hatiku
Dahulu seia sekata,
Namun kini semua telah berlalu
Sayang ....
kuingatkan dirimu....
Bahawa ku tak bisa hidup tanpamu.

Saturday, 7 September 2013

kesepian cinta
ku terdiam dalam sepi kian menyelimuti hati 

tersedar dalam sebuah mimpi yang tak pasti 
seakan hidup ku ini tak bererti 
ku cuba langkahkan kaki ini 
namun ku tak tau kemana dan di mana harus ku pijakan kaki ini 
ku cuba tu ikuti suara hati 

sampai bila ku harus terbelenggu cintamu 
yang selalu menyiksa hati kecil ku ini 
sanggupkah aku jalani hari tanpa dirimu? 
sanggupkah aku hidup dalam kesendirian hati

Wednesday, 4 September 2013

AKU JANJI
Telah berulang kali aku nyatakan niat di hati untuk membaluti luka hati mu namun kau masih meragui keikhlasan cinta ku. Haruskah engkau terus menghukum para pencinta mu hanya kerana seorang kekasih yang tidak setia?

Sayang… bukalah pintu hati mu. Biarlah apa yang telah berlaku kau tinggalkan menjadi sejarah. Tidak ku minta kau lupakan sejarah itu kerana sejarahlah yang mengajar kita erti kehidupan yang hakiki. Namun ku pinta bukalah lembaran sejarah yang baru di hati mu. Penuhkanlah ia dengan cerita cinta dan kasih sayang yang baru. Aku berjanji sayang tak akan ada lagi air mata sedih yang akan mengalir lewat sepasang mata nan indah itu.

Sayang jangan takut mencuba lagi kerana kegagalan itu bukan untuk selamanya. Bila kita membiarkan ketakutan menguasai hati, kita biarkan kegagalan itu datang lagi.

Sayang… cinta pertama bukanlah cinta yang seharusnya abadi. Jika ia mampu kekal bersyukurlah tetapi bila ia pergi relakanlah. Aku tidak akan mungkin menjadi cinta pertama mu tapi biarkanlah aku menjadi cinta terakhir mu…

Tuesday, 3 September 2013

SELAMAT TINGGAL SAHABAT
Satu penghidupan yang ku lalui
bersama insan mulia
yang sanggup apa saja untuk diriku
ketika waktu senang dan susah
mengharungi segala kepayahan hidup
di berada disisiku menghulurkan tangan
meringankan segala bebanan
dia sahabatku
yang tak henti nasihat dan pesanan
yang tak henti memberi sapu tangan
mengelap airmataku
dia sahabatku
ketika saat hadirmu disisiku
membahagiakan diri ini
setelah engkau tiada lagi
erti sebuah persahabatan
baru kusedari
amat tinggi dan disanjungi
sehingga akhir hayatku ini

Sunday, 1 September 2013


AKU SAYANGKANMU


Jangan sesekali mengucap selamat tinggal
jika kamu masih mahu mencuba
Jangan sesekali menyerah
jika kamu masih merasa sanggup
Jangan sesekali menyatakan kamu tidak mencintai lagi
jika kamu masih tidak dapat melupakannya

kenanganku


Terdiam merenung sendu
Ku bersenandung rindu
Terbayang perjalanan waktu
Sebuah kisah masa lalu

Tiada lagi nyanyian syurga
Tiada lagi penghibur lara
Tiada lagi damai dalam jiwa
Hanya ada bintang penuh derita
Hanya ada langit yang kian terluka
Seakan hendak berkata
Inilah nafas kehidupanku

Senyuman pun kian membeku
Dalam dinginnya gelap hitam malam
Tangisan pun kian melarut pilu
Dalam harunya lautan malam
Seakan hendak bercerita
Inilah jejak yang harus kutempuh

Sanggupkah kulalui badai angin pasir rindu
Sanggupkah kulupakan indahnya sejuta pesona mimpi
Sanggupkah kulangkahkan kaki melewati panas inti bumi
Sanggupkah kubenamkan diriku dalam lautan kelam
Sanggupkah kubertahan dalam dinginnya hembusan angin salju

Hanya ada satu jawaban hati
Kan kulalui dan kujalani dengan kasih murni setulus hati

Saturday, 31 August 2013


AURAT WANITA...




1. Bulu kening (Alis)
Menurut Bukhari, Rasullulah melaknat perempuan yang mencukur atau menipiskan bulu kening atau meminta supaya dicukurkan bulu kening (Petikan dari Hadits Riwayat Abu Daud Fi Fathil Bari).

2. Kaki (tumit kaki) semacam hantu loceng
Dan janganlah mereka (perempuan) membentakkan kaki (atau mengangkatnya) agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan (Petikan dari Surah An-Nur Ayat 31.
Keterangan : Menampakkan kaki dan mengayunkan/ melenggokkan badan mengikut hentakan kaki terutamanya pada mereka yang mengikatnya dengan loceng, sama juga seperti pelacur dizaman jahiliyah).

3. Wangi-wangian
Siapa saja wanita yang memakai wangi-wangian kemudian melewati suatu kaum supaya mereka itu mencium baunya, maka wanita itu telah dianggap melakukan zina dan tiap-tiap mata ada zinanya terutamanya hidung yang berkumpul itu kata orang sekarang hidung belang (Petikan dari Hadits Riwayat Nasa’i, Ibn Khuzaimah dan Hibban).

4. Dada
Hendaklah mereka (perempuan) melabuhkan kain tudung hingga menutupi bagian depan dada-dada mereka (Petikan dari Surah An-Nur Ayat 31)

5. Gigi
Rasullulah melaknat perempuan yang mengikir (pangur) gigi atau meminta supaya dikikirkan giginya (Petikan dari Hadits Riwayat At-Thabrani, Dilaknat perempuan yang menjarangkan giginya supaya menjadi cantik, yang merubah ciptaan Allah (Petikan dari Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)

6. Leher
Dan tinggallah kamu (perempuan) di rumah kamu dan janganlah kamu menampakkan perhiasanmu seperti orang jahilliah yang dahulu
Keterangan : Bersolek (make-up) dan menurut Maqatil sengaja membiarkan ikatan tudung yang menampakkan leher seperti orang Jahilliyah

7. Membayang Anggota Tubuh
Asma Binti Abu Bakar telah menemui Rasullulah dengan memakai pakaian yang tipis. Sabda Rasullulah: Wahai Asma! Sesungguhnya seorang gadis yang telah berhaid tidak boleh baginya menampakkan anggota badan kecuali telapak tangan dan wajah saja (Petikan dari Hadits Riwayat Muslim dan Bukhari)

8. Berjabat Tangan
Sesungguhnya kepala yang ditusuk dengan besi itu lebih baik daripada menyentuh kaum yang bukan sejenis yang tidak halal baginya (Petikan dari Hadits Riwayat At Tabrani dan Baihaqi)

9. Memandang
Dan katakanlah kepada perempuan mukmin hendaklah mereka menundukkan sebahagian dari pemandangannya (Petikan dari Surah An Nur Ayat 31. Keterangan sabda Nabi Muhamad SAW, Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. Kamu hanya boleh pandangan yang pertama saja manakala pandangan seterusnya tidak dibenarkan hukumnya haram ( Petikan dari Hadits Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Tirmidzi)

10. Mulut (suara)
Janganlah perempuan-perempuan itu terlalu mendayu-dayu dalam berbicara sehingga orang yang mendengarkan ada perasaan serong dalam hatinya, tetapi ucapkanlah perkataan-perkataan yang baik (Petikan dari Surah Al Ahzab Ayat 32)

11. Kemaluan
Dan katakanlah kepada perempuan-perem -puan mukmin, hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka dan menjaga kehormatan mereka (Petikan dari Surah An Nur Ayat 31)
Apabila seorang perempuan itu sholat lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, menjaga kehormatannya dan mentaati suaminya, maka masuklah ia ke dalam Surga dari pintu-pintu yang ia kehendakinya (Petikan dari Hadits Riwayat Riwayat Al Bazzar)
Tiada seorang perempuanpun yang membuka pakaiannya bukan di rumah suaminya, melainkan dia telah membinasakan tabir antaranya dengan Allah (Petikan dari Hadits Riwayat Tirmidzi, Abu Daud dan Ibn Majah)

12. Pakaian
Barangsiapa memakai pakaian yang berlebih-lebihan terutama yang menyolok mata , maka Allah akan memberikan pakaian kehinaan di hari akhirat nanti (Petikan dari Hadits Riwayat Ahmad, Abu Daud , An Nasa’i dan Ibn Majah) (Petikan dari Surah Al Ahzab Ayat 59.
Keterangan : Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, hendaklah mereka memakai baju jilbab dan longgar, yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali. Dan karena itu mereka tidak diganggu. Allah maha Pengampun lagi maha Penyayang)
Sesungguhnya sebagian ahli Neraka ialah perempuan-perem -puan yang berpakaian tetapi telanjang yang cenderung pada maksiat dan menarik orang lain untuk melakukan maksiat. Mereka tidak akan masuk Surga dan tidak akan mencium baunya (Petikan dari Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim.) Keterangan : Wanita yang berpakaian tipis/jarang, ketat/ -membentuk dan berbelah/ -membuka bahagian-bahagi -an tertentu)

13. Rambut
Wahai anakku Fatimah! Adapun perempuan-perem puan yang akan digantung rambutnya hingga mendidih otaknya dalam Neraka adalah mereka itu di dunia tidak mau menutup rambutnya dari pandangan/ -dilihat oleh lelaki yang bukan mahramnya (Petikan dari Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)